Entri Populer

Senin, 28 Februari 2011

Tingkatan Pengetahuan

Pengetahuan
1     Pengertian Pengetahuan
Pengetahuan merupakan hasil tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu.Penginderaan terjadi melalui pancaindera manusia, yakni: penglihatan, pendengaran, penciuman dan peraba. Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh oleh mata dan telinga.Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang (over behavior) (Notoatmodjo, 2002)
Pengetahuan merupakan faktor yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang. Agar manusia biasa melakukan sesuatu hal diperlukan unsur-unsur, yaitu:
1.      Pengetahuan/pengertian apa yang dilakukan
2.      Keyakinan tentang manfaat dan kebenaran hal yang dilakukannya
3.      Sarana yang diperlukan untuk melakukan suatu tindakan
4.      Dorongan/motivasi untuk berbuat yang disadari oleh kebutuhan yang dirasakan
Dari pengalaman dan penelitian ternyata perilaku yang didasari oleh pengetahuan akan lebih langgeng daripada perilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan. Mengungkapkan bahwa sebelum seseorang menerima informasi untuk melakukan perilaku baru didalam diri orang tersebut terjadi suatu proses berurutan sebagai berikut :
1.      Awarenes (kesadaran) dimana orang tersebut menyadari dalam arti mengetahui terlebih dahulu terhadap objek (stimulus)
2.      Interest (masa tertarik) tertarik terhadap stimulus atau objek tersebut, sikap objek pada tahap ini mulai timbul
3.      Evaluation (menimbang-nimbang) menimbang terhadap baik dan tidaknya stimulus tersebut bagi dirinya. Hal ini berarti sikap dan responden sudah mulai lebih baik
4.      Trial, dimana subjek mulai mencoba melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh stimulus
5.      Adaption, dimana subjek telah berlaku sesuai dengan pengetahuan, kesadaran dan sikapnya terhadap stimulus
Namun demikian penelitian selanjutnya Roger (1974) menyimpulkan bahwa perubahan perilaku tidak selalu melewati tahap-tahap tersebut di atas.
2     Tingkatan Pengetahuan
Notoatmodjo (2003) menyatakan bahwa pengetahuan memiliki enam tingkatan, yaitu :

a         Tahu (Know)
Tahu adalah suatu kemampuan untuk mengingat kembali suatu materi yang sudah dipelajari sebelumnya. Yang termasuk kedalam tingkatan pengetahuan ini adalah mengingat kembali (recall) sesuatu yang spesifik yang dipelajari atau rangsangan yang telah di terima. Oleh sebab itu “Tahu” ini merupakan tingkatan yang paling rendah. Kata kerja untuk mengukur bahwa orang tahu tentang apa yang dipelajari antara lain menyebutkan, mengidentifikasi, menyatakan dan sebagainya.
b        Memahami (Comprehension)
Adalah merupakan suatu kemampuan untuk menjelaskan secara benar tentang objek yang diketahui, dan dapat menginterpretasikan materi terssebut secara benar. Orang yang telah paham terhadap objek atau materi harus dapat menjelaskan, menyebutkan, Contoh menyimpulkan, meramalkan, dan sebagainya terhadap objek yang dipelajari.
c         Aplikasi (Aplication)
Adalah merupakan suatu kemampuan untuk menggunakan materi yang telah dipelajari pada situasi atau kondisi yang real (sebenarnya). Aplikasi disini dapat diartikan sebagai aplikasi atau penggunaan hukum-hukum, rumus, metode, prinsif, dan sebagainya dalam konteks atau situasi yang lain.
d        Analisis (Analysis)
Analisis adalah suatu kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu objek kedalam komponen-komponen,tetapi masih di dalam satu struktur organisasi, dan masih ada kaitanya satu sama lain. Kemampuan analisis ini dapat di lihat dari penggunaan kata kerja, seperti dapat menggambarkan, membedakan, memisahkan, mengelompokan dan sebagainya.
e         Sintesis (Synthesis)
Sintesis menunjukan pada suatu kemampuan untuk meletakan atau menghubungkan bagian-bagian didalam suatu bentuk keseluruhan yang baru. Dengan kata lain sintesis adalah suatu kemampuan untuk menyusun, merencanakan, meringkas, dan menyesuaikan rumusan yang ada.
f         Evaluasi (Evaluation)
Adalah suatu kemampuan untuk melakukan justifikasi atau penilaian terhadap suatu materi atau objek. Penilaian-penilaian ini didasarkan pada suatu kriteria yang ditentukan sendiri., atau menggunakan criteria yang telah ada.
3     Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan
 Menurut teori Notoatmodjo (2002) mengatakan bahwa pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang akan dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu:
1.      Pengalaman
Diperoleh dari pengalaman sendiri maupun orang lain. Pengalaman yang sudah diperoleh dapat memperluas pngetahuan seseorang.
2.      Keyakinan
Biasanya keyakinan diperoleh secara turun-temurun dan tanpa ada pembuktian terlebih dahulu. Keyakinan ini biasanya mempengaruhi penetahuan seseorang, baik yang sifatnya positif maupun negatif.
3.      Fasilitas
Fasilitas  sebagai  sumber informasi yang dapat  mempengaruhi pengetahuan seseorang misalnya radio, TV, majalah, buku  dan  lain-lain.
4.      Sosial Budaya
Kebudayaan setempat dan kebiasaan didalam keluarga dapat mempengaruhi pengetahuan,persepsi dan sikap seseorang terhadap sesuatu.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar